David Ganda Silalahi

let's our freedom's to be free

Belajar Perubahan ala Mandela : Long Walk To Freedom

Democracy meant all men were to be heard, and a decision was taken together as a people. Majority rule was a foreign notion. A minority was not to be crushed by a majority.” 

― Nelson Mandela –

 

 

imagesLong Walk to freedom adalah sebuah film yang didedikasikan untuk mengenang jasa dan perjuangan Neson Mandela dalam memperjuangkan hak hak kulit hitam di afrika selatan. Dalam memperoleh kebebasan dan persamaan hak, tidak lah mudah untuk diraih. Nelson Mandela harus menempuh berbagai tantangan termasuk harus ditahan selama 27 tahun oleh lawan politiknya di pulau Robben, yang terkenal akan kekejamannya.

 Nelson Rolihlahla Mandela merupakan seorang revolusioner anti apartheid yang lahir di Mvezo. Nelson Mandela adalah orang Afrika Selatan berkulit hitam pertama yang terpilih melalui keterwakilan penuh, dalam sebuah pemilu multiras. Sistem pemerintahan yang dipimpin Nelson Mandela focus pada penghapusan pengaruh apartheid dengan memberantas rasisme, kemiskinan dan kesenjangan yang terjadi antara kulit putih dan kulit hitam.

 

Perjuangan Nelson Mandela berawal dari ketidakadilan yang diperoleh oleh warga kulit hitam di Afrika Selatan yang pada dasarnya adalah merupakan kaum mayoritas. Ketidakadilan yang diperoleh oleh masyarakat kulit hitam saat itu hampir disetiap aspek. Segala sesuatu dikuasi oleh kulit putih yang mengakibatkan tingginya tingkat kesenjangan antara ras kulit putih dan ras kulit hitam. Mandela adalah seorang nasionalis, sekaligus menjadi demokrat dan sosialis. Sebagai sosok pengusung sistem demokrasi, Mandela adalah mematuhi keputusan mayoritas dengan kenerpihakan pada dasara dasar hak asasi manusia.  

 

Pelajaran yang menarik adalah, proses perjuangan yang dilakukan Nelson Mandela untuk memperoleh perubahan bagi kulit hitam. Perjuangan yang dilakukan oleh Nelson Mandela adalah perjalanan panjang yang penuh penderitaan dan siksaan. Pengorbanan dan kesabaran serta idealisme yang kuat merupakan modal dasar dalam memulai perjuangan. Hal inilah yang membuat seorang Nelson Mandela menjadi pahlawan bangsa afrika selatan. Nelson Mandela mengorbankan seluruh hidup nya untuk mencapai tujuan perjuangannya yaitu kesetaraan hak antara kulit putih dan kulit hitam. Nelson Mandela tidak hanya mengorbankan kebebasannya tetapi juga harus menerima dampak dari idelaismenya yang mengorbankan keluarganya. Model perjuangan seperti inilah yang memang diperlukan untuk mencapai perubahan yang nyata. Nelson Mandela sebagai pimpinan ikut berjuang secara langsung pada level grass root .

 

Generasi muda saat ini haruslah menjadikan model perjuangan Nelson Mandela sebagai inspirasi dalam melakukan perubahan. Jika ingin melakukan perubahan, terlebih dahulu harus memiliki idealisme dan komitmen yang kuat yang tidak bisa dipolitisasi oleh pihak lain dengan dasar dan alasan apapun. Selain itu diperlukan kesabaran dalam melakukan perubahan, karna sebuah perubahan yang nyata tidak bisa dilakukan dengan instant, tetapi memerlukan proses panjang. Suatu perubahan bisa dilakukan hanya dengan modal demonstrasi sesaat, tetapi diperlukan sebuah pergerakan yang menyeluruh dan memiliki sistem idealisme yang tangguh. 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on Maret 4, 2014 by in Opini and tagged , , , .

Navigasi

%d blogger menyukai ini: