David Ganda Silalahi

let's our freedom's to be free

TANGGUNG JAWAB sosial perusahaan yang tidak BERTANGGUNG JAWAB

Author: David Ganda Silalahi

 

Tanggung jawab social perusahaan atau yang lebih popular dengan Corporate Social Responsibility saat ini sedang hangat dibahas khususnya pada industri ekstraktif dan merupakan isu yang hangat diperbincangkan apalagi dengan dikeluarkannya regulasi UU PT 40.

Memahami makna dari tanggung jawab social perusahaan, istilah “tanggungjawab” merupakan proses yang tidak singkat. Pada dasarnya makna dari “tanggungjawab” adalah posisi dimana “wajib menanggung segala sesuatunya”. Tanggung jawab sosial bermakna memiliki kewajiban pada sosial masyarakat yang diaplikasikan lewat berbagai program pemberdayaan. Menilik dari pelaksanaan program tanggung jawab sosial yang dilaksanakan diindonesia, dapat dikatakan hampir seluruh perusahaan yang melaksanakan tanggung jawab sosial perusahaan tidak melaksanakan dengan bertanggung jawab.

Pelaksanaan Tanggung jawab sosial perusahaan pada dasarnya dilakukan melalui pelaksanaan berbagai program program pemberdayaan masyarakat, baik yang bersifat services maupun empowermentPersoalan yang muncul kemudian adalah apakah seluruh program yang diimplementasikan dilakukan secara bertanggungjawab? atau hanya sekedar untuk memperoleh image positif dimata sktakeholders?

Idealnya, pelaksanaan program program tanggungjawab sosial perusahaan harus dilakukan secara menyeluruh dan tuntas. Program tanggung jawab sosial perusahaan yang bertanggung jawab adalah apabila program pemberdayaan yang dilakukan betul betul ditanggungjawabi mulai dari perencanaan, pelaksanaan, evaluasi hingga exitstrategi.

 

123

 PERENCANAAN yang bertanggung jawab”

Perencanaan merupakan bagaian mendasar dalam pelaksanaan program tanggung jawab sosial perusahaan.  Tahap ini merupakan awal bagi pelaksanaan program sehingga perlu dipersiapkan dengan matang. Dalam tahap ini, perencanaan yang dapat dikatakan bertanggung jawab adalah perencanaan program yang dilakukan secara benar dan menyeluruh. Bukan perencanaan program yang dilakukan secara instan dan spekulatif. Perencanaan yang bertanggung jawab dilakukan dengan prinsip-prinsip partisipatif yang melibatkan masyarakat secara aktif. Hal ini menjadi penting mengingat masyarakat penerima program lah yang paling faham dan tau apa persoalan dan jenis program apa yang mereka butuhkan. Hanya saja pihak perusahaan pada kondisi ini perlu menjadi fasilitator untuk mengarahkan mayarakat dalam perancangan program.

Perencanaan yang bertanggung jawab dilakukan mulai dari identifikasi karakteristik komuniti secara keseluruhan, baik dari segi perekonomian maupun sosial budaya, Hasil yang diharapkan dari identifikasi ini adalah terpetakannya kebutuhan masyarakat secara benar yang nantinya menjadi acuan dalam penyusunan program.  Sehingga program yang dirancang benar benar sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik lokal.

IMPLEMENTASIyang bertanggung jawab”

Implementasi Program yang bertanggung jawab adalah implementasi program yang dilakukan menyesuaikan dengan karakteristik lokal terkait apa yang menjadi kebutuhan masyarakat bukan keinginan. Banyak perusahaan yang menyerahkan implementasi program pada pihak lain, tanpa melihat atau memantau pelaksanaannya dilapangan. Pada umumnya perusahaan tidak mau repot dengan persoalan pelaksanaan program.

Perusahaan umumnya hanya mementingkan dokumentasi awal yang dijadikan bukti bahwa telah dilaksanakan program, tanpa perduli apakah program tersebut berjalan ataupun tidak. Dokumentasi dikemas secara eksklusif untuk dipertontonkan kepada stakeholders. Saat ini sangat banyak perusahaan yang memiliki dokumentasi pelaksanaan program sosial yang luar biasa bagus, tetapi tidak diiringi keberlanjutan dan keberhasilan program dilapangan. Image building dimanipulasi dengan dokumentasi yang menawan. Apakah ini makna bertanggung jawab dalam implementasi program?

Titik kritis tanggung jawab dalam pelaksanaan program adalah pada keberlanjutan program yang dilaksanakan, bukan pada dokumentasi awal. Dimana idealnya perusahaan bertanggung jawab secara utuh dalam proses pelaksanaan program. Bertanggung jawab terhadap pelaksanaan program berarti menjamin keberlangsungan pelaksanaan program dari segala aspek. Sebagai contoh, program pemberdayaan ekonomi masyrakat apabila dilakukan secara bertanggung jawab, diimplementasikan mulai dari pembukaan akses permodalan, pengembangan kapasitas, pendampingan dan yang terpenting menciptakan kemandirian.

Kemandirian masyarakat menjadi penting karena apabila masyarakat penerima program tidak mandiri dan terus bergantung pada perusahaan, hal ini dapat dikatakan program yang dilakukan tidak bertanggung jawab. Memang menciptakan program mandiri memerlukan effort yang lebih besar dibandingkan program yang tidak mandiri. Tetapi inilah tantangan moral bagi para pelaku bisnis yang didorong untuk bertanggung jawab secara utuh dan dengan konsep yang benar.

TANTANGAN KEDEPAN

Pelaksanaan program tanggung jawab sosial yang bertanggung jawab masih minim ditemui di Indonesia. Saat ini banyak perusahaan yang hanya mementingkan kemasan menawan pada pelaksanaan program tanggung jawab sosial untuk membangun image korporasi. Diperlukan MORAL yang baik dan benar dalam pelaksanaan program tanggung jawab sosial yang bertanggung jawab.

2 comments on “TANGGUNG JAWAB sosial perusahaan yang tidak BERTANGGUNG JAWAB

  1. tijok
    Februari 25, 2014

    Mantap vid

    • david ganda silalahi
      Februari 26, 2014

      hahahaha, membunuh kejenuhan mas..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: