David Ganda Silalahi

let's our freedom's to be free

AMERICAN GANGSTER

american-gangsterMengambil setting kota New York, tepatnya daerah bagian harlem era 1970-an, film yang disutradarai oleh Ridley Scott (Gladiator & Black Hawk Down) ini mengangkat kisah nyata kehidupan Frank Lucas (Denzel Washington), seorang “Black American Godfather. Sebuah karya yang menarik, mengingat dalam film ini terdapat fakta sejarah dan pesan moral dari seseorang yang notabene sempat menjadi figur dalam dunia kriminal Amerika.

American Gangster menyuguhkan cerita perjuangan Frank Lucas dalam mendirikan karajaan di dunia kriminal. Mengawali kariernya sebagai supir dari Bumpy Johnson, seorang pimpinan pengedar narkoba terkenal di kota New York. Kemudian setelah 15 tahun lebih belajar dari Bumpy, Ia kemudian membangun usahanya sendiri, yang ternyata melebihi kesuksesan mantan bosnya. salah satu metode bisnis Frank yang fenomenal adalah caranya menyelundupkan heroin dari Vietnam, yang sebenarnya shootingnya di Thailand, dengan menggunakan jaringan militer Amerika. “Blue Magic”, adalah produk hasil kreasinya yang kemudian dipasarkan di Amerika dengan harga yang sangat terjangkau bagi semua kalangan.

amrik_gang_2

Denzel Wahington sendiri dalam film ini berhasil mewakili peran Frank Lucas, yang kejam untuk urusan bisnis, seperti pada adegan Frank dengan enteng menembak mati musuhnya demi kepentingan bisnis, namun di sisi lain ia sangat melindungi keluarganya. Memang sangat tipikal karakter seorang bos mafia. Sementara lawannya, detektif polisi Richie Roberts yang diperankan Russel Crowe, kehidupan pribadinya yang berantakan walaupun sebenarnya ia termasuk “bersih” sebagai seorang polisi. Richie membentuk tim untuk menyingkap bisnis illegal Frank Lucas, yang dengan sangat cemerlang dimainkan oleh Russell Crowe.

Para pendukung dalam film seperti Huey Lucas, adik Frank yang datang dari kampung halaman untuk membantu bisnis saudaranya, sangat apik di mainkan oleh Chiwetel Ejiofor, sementara peran polisi korup yang kerap menyalahgunakan jabatannya, seperti dalam kehidupan nyata sering terjadi, Detektif Trupo, dengan natural dibawakan Josh Brolin. Ted Levine dengan gayanya yang elegan, sukses melakoni atasan Richie Roberts di kepolisian. Juga secara umum pendukung lain dalam film ini dapat memenuhi dan memberi sentuhan menawan dalam film.

Sutradara Ridley Scott berhasil memberi nuansa 70-an yang cukup detail, khususnya pemandangan daerah bagian Harlem, sinematografinya yang nyaris sempurna, dapat membawa kita seperti flashback ke masa lampau. Namun sangat disayangkan durasi 157 menit, terasa terlalu lama, terdapat beberapa adegan yang kurang penting menurut catatan saya, seperti scene pengadilan perceraian Richie Roberts yang sebetulnya tidak begitu perlu diangkat secara detail.

gangster7Dilihat dari sisi positifnya, sebagai seorang pebisnis seperti Frank Lucas dapat menjadi contoh yang baik. Ia menjalankan usahanya dengan semangat yang gigih dan penuh pengorbanan. Walaupun memang tidak baik untuk mencontoh bisnis yang ia jalankan. Film yang banyak mengandung unsur kekerasan fisik dan seksual ini memang sangat dianjurkan untuk tidak ditonton bagi mereka yang masih berumur dibawah 18 tahun. (ario nugroho)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on Desember 5, 2008 by in Movie and tagged .
%d blogger menyukai ini: