David Ganda Silalahi

let's our freedom's to be free

TEARS OF THE SUN

tears-of-the-sun-poster

Ketika presiden Nigeria dan keluarga dibunuh oleh kaum pemberontak, negara di Afrika itu kemudian berubah menjadi ajang perang saudara yang mengerikan. Pihak pemberontak yang merasa di atas angin mengejar suku-suku tertentu untuk dimusnahkan. Warga asing yang berada di tengah konflik segera mencari jalan untuk menyelamatkan diri dari konflik yang tidak mereka ketahuhi asal-usulnya.

Letnan A.K Waters yang diperankan oleh Bruce Willis adalah komandan dari unit taktis dari kesatuan elit Navy Seal. Ia diperintahkan oleh komandannya Kapten Bill Rhodes untuk masuk ke negara tersebut dan mengeluarkan warga negara asing dari daerah konflik. Ia diwanti-wanti hanya menjalankan tugas sebagai pembawa saja bukan seorang tentara. Meskipun dibekali dengan peralatan tempur lengkap, namun tangan Waters terikat oleh perintah agar menghindari kontak senjata dengan pihak yang tengah bertikai. Sebagai seorang prajurit, ia mematuhi perintah. Waters sendiri selalu berhasil menjalankan misi yang tersulit sekalipun. Kemudian merekapun diberangkatkan dari kapal perang USS Harry Truman yang berlayar di perairan Afrika. Sayangnya ketika ia hendak membawa Dr. Lena Kendricks yang diperankan oleh Monica Belluci ini, ia tidak mau ikut Waters untuk menyelamatkan diri. Ia hanya mau diselamatkan bila seluruh pasiennya dan orang-orang di desanya juga ikut bersama dengan dirinya. Ini jelas memusingkan kepalanya, ia hanya mendapat perintah agar membawa keluar Kendricks bukan dalam rombongan besar.

tots-11Walhasil ia memutuskan untuk membawa rombongan ini melintas daerah konflik menuju perbatasan Kamerun. Keputusan Waters makin buat ketika ia dan anak buahnya menyaksikan bagaimana kejamnya para pemberontak itu. Mereka melihat dedngan wajah dingin ara pemberontak membantai anak-anak, wanita dan orang tua di sebuah desa. Namun yang tidak Waters ketahui danlam rombongan itu terselip satu-satunya anggota keluarga dari Presidedn yang terbunuh. Rombongan yang dikawalnya kemudian menjadi buruan tentara pemberontak. Dengan mempertaruhkan nyawa dan kemungkinan diadili di mahkamah militer karena menolak perintah, Waters dan timnya memuntahkan peluru-pelurunya untuk menghalau tentara pemberontak. Mereka kini merasa rombongan ini adalah tanggungjawab terbesar mereka. Ketimbang hanya membawa satu orang pulang karena perintah yang tak terbantah.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on Desember 4, 2008 by in Movie and tagged .
%d blogger menyukai ini: